semua diam membisu tatkala harapan mati
binatang yang lapar
malaikat yang bijak
mengutuk mempertanyakan siapa yang membunuh harapan
meski mereka tahu kepada siapa mereka harus menuduh

masa lalu yang tak terselesaikan menghantui
sambil perlahan menggerogoti
dan jasad sang harapan lenyap dicabik iri dan dengki

mereka tahu ia tak pernah mati
seperti bulan yang menunggu datangnya kembali sinar mentari
hanya tertidur karena lelah
lelah berusaha memahami putaran dunia tiada henti

Globalisasi dalam dunia komunikasi saat ini telah terasa begitu nyata. Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi membawa kita ke sebuah era di mana kita dapat berkomunikasi dengan orang lain di belahan bumi mana pun, kapan pun, secara seketika itu juga. Tak dapat disangkal, kita memang sedang berada pada masa global village seperti yang diungkapkan oleh Marshall McLuhan, pakar media dari University of Toronto. Baca entri selengkapnya »

Rabu 14 April 2010, masyarakat dikagetkan oleh kejadian yang mengenaskan. Tanjung Priok rusuh. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlibat bentrokan dengan warga yang mengakibatkan korban di kedua belah pihak. Ratusan orang terluka, beberapa orang meninggal, sejumlah kendaraan rusak.

Peristiwa ini tentu saja tak luput dari jurnalisme. Secara seketika, perhatian media nasional, terutama televisi, terpusat pada peristiwa ini. Konflik di Koja menjadi headline. Berita-berita di televisi didominasi oleh berita mengenai konflik tersebut. Namun, tayangannya hampir selalu sama: adegan kekerasan. Baca entri selengkapnya »

Apa yang menarik dari seekor tikus? Binatang ini bukan binatang yang nyaris punah sehingga orang-orang berjuang menyelamatkannya. Bukan pula binatang yang dianggap punya nilai. Saya bicara soal tikus got yang tumbuh secara liar. Dilihat dari keberadaannya secara nyata dan keberadaannya dalam ungkapan-ungkapan manusia, tikus selalu bernilai buruk. Ada beberapa pengalaman saya bersama tikus. Baca entri selengkapnya »

Judul Buku     : Jurnalisme Bencana, Bencana Jurnalisme: Kesaksian dari Tanah Bencana
Penulis            : Ahmad Arif
Penerbit        : Kepustakaan Populer Gramedia
Cetakan        : Pertama, April 2010
Jumlah halaman    : 193 halaman
ISBN            : 978-979-91-0236-2
Baca entri selengkapnya »

Arsip

Kategori