You are currently browsing the category archive for the ‘review’ category.

Ikigami-01_FJP_175x247

Gila. Itu kata pertama yang mendengung di otak saya setelah selesai membaca komik Death’s Notice. Awalnya saya menyangsikan cerita yang dikemas dalam komik ini. Dengar saja judulnya: Death’s Notice: drama yang akan mengguncang jiwa. Agak sedikit norak. Terdengar seperti headline berita infotainment. Saya langsung beranggapan komik ini hanya ingin mendompleng kesuksesan komik Death Note. Judul keduanya mirip. Tetapi rupanya saya salah. Karya Mase Motoro ini benar-benar punya sesuatu yang baru.

Negara ini memiliki Undang-Undang Pemeliharaan Kemakmuran Negara yang membuat sebagian anak muda mati. Tujuannya agar para warga kembali menghargai nilai kehidupan. Setiap anak yang masuk SD di seluruh negeri akan diberikan vaksin Pencegahan untuk Kemakmuran Negara. Satu di antara 1000 suntukan terdapat nano kapsul khusus. Kapsul tersebut akan meledak dan merenggut nyawa anak-anak di hari yang sudah ditentukan saat mereka berumur antara 18 sampai 24 tahun. Tetapi, para anak muda itu baru akan mengetahui takdir mereka 24 jam sebelum waktu kematian mereka tiba. Dan sejak menerima surat pemberitahuan kematian atau ikigami, hari terakhir mereka pun dimulai. Baca entri selengkapnya »

IMG_0003 fixDi sebuah penjara. Moloch selalu memimpikan hal yang sama: ia memimpin sekelompok orang menuju sebuah pulau, membantai pemukim di pulau itu. Adegan yang ia mimpikan seolah nyata. Namun, adegan yang ia mimpikan adalah kejadian 300 tahun yang lalu. Adegan itu memang nyata dan menjadi sejarah terkelam yang dimiliki oleh sebuah pulau bernama Dutch, atau orang-orang pulau itu lebih suka menyebutnya Suaka.

Ketika ia dibebaskan dari penjara oleh sekelompok orang jahat, ia memiliki satu obsesi: membalas dendam kepada istri yang berhasil membongkar rahasianya dan membawa kabur seluruh uang hasil dari cipratan darah korbannya. Ia tak pernah berselingkuh. Kaburnya sang istri ia anggap pengkhianatan. Penelusuran yang ia lakukan membawanya ke Suaka. Baca entri selengkapnya »

bordertownSatu lagi sebuah film yang berangkat dari kisah nyata yang saya saksikan di bulan ini: Bordertown. sebuah film yang mengisahkan kelamnya kehidupan wanita di Mexico, khususnya mereka yang bekerja di pabrik-pabrik hingga larut malam.

mirisnya kehidupan mereka bukanlah karena kehidupan pabrik dengan upah yang sangat kurang. yang berbahaya bukanlah ketika di dalam pabrik. namun, dalam perjalanan pulang, ancaman pemerkosaan dan pembunuhan di daerah-daerah sepi menghantui para wanita itu. Baca entri selengkapnya »

the_bank_job_poster1Jason Statham bermain sebagai Terry di film ini. ia sedang membutuhkan banyak uang. seorang teman lama datang dan menawarkan sebuah ide gila: merampok sebuah bank dengan sistem penjagaan yang ketat. rupanya, sang teman, Marti, memiliki cetak biru sistem keamaan bank sehingga berani membobol bank itu. Baca entri selengkapnya »

apa rasanya menjadi seorang mantan agen rahasia? ketika usia tidak lagi produktif, apakah seorang mantan agen rahasia masih menyimpan seluruh keahliannya?apakah ia masih bersikap dingin dan matakenmpu menjaga emosinya?

Mungkin berawal dari pertanyaan itulah, film berjudul taken (2008) ini dibuat. Awalnya, ketika melihat judulnya, saya kira film ini adalah film besutan Steven Spielberg yang berkisah tentang suatu fantasi. Rupanya saya keliru, film taken yang ini lebih realistis. Selama sekitar satu setengah jam kita akan diajak mengikuti petualangan seorang mantan agen rahasia. Sebagai sebuah film action, film ini lebih suka memberikan kejutan-kejutan lewat aksi tokoh-tokohnya dibandingkan kejutan-kejutan yang dilihat dari jalan ceritanya. Baca entri selengkapnya »

Arsip

Kategori