You are currently browsing the category archive for the ‘cerita’ category.

Kendaraan yang melintasi jembatan di kilometer 110 jalan tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) melahirkan suara mirip guntur. Angin yang lewat di antara tiang-tiang beton penopang jembatan setinggi 40 meter berdesir samar-samar. Dalam selang waktu cukup lama, terdengar suara kereta api yang melintas di bawah jembatan.

Suara-suara tadi akan Anda dengar apabila Anda berada di bawah jembatan sepanjang 700 meter tersebut. Namun, Kamis (14/4), suasananya agak berbeda. Ada tambahan suara dari sembilan orang petugas Layanan Tol Purbaleunyi. Dentingan logam keluar dari peralatan yang mereka siapkan.

Seorang petugas mengenakan helm keselamatan berwarna merah. Sit harness yang ia pakai di antara perut dan lututnya telah terhubung dengan tiang beton di pinggir jurang melalui tali carmantel setebal satu sentimeter.

Setelah memastikan carabiner dan figure 8 telah terpasang dengan baik di sit harness-nya, ia pun mengambil ancang-ancang. Rescuer siap! Delayer siap!”, teriaknya dengan lantang. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Sabtu (9/4) Sore, sekitar pukul 17.00, halaman pondok pesantren (ponpes) Darul Hidayah terlihat sepi. Anak-anak taman pendidikan alquran baru saja pulang. Sementara, santri-santri sedang beristirahat di kobong masing-masing. Hanya ada dua santri yang sedang menyapu halaman ponpes.

Hentakan musik metal tiba-tiba terdengar memecah kesunyian halaman ponpes itu. Suara nyaring itu muncul dari loud speaker mp3 player milik Dika Surya (16 tahun) yang sedang duduk di pendopo ponpes.

Dari penampilannya, Anda tak akan menyangka kalau dia adalah santri. Dika mengenakan kaos bergambar Dream Theater, sebuah band progressive metal asal Amerika, dipadu celana jeans pendek serta jaket hitam. Baca entri selengkapnya »

Wajah anak itu tak menyiratkan kegugupan sama sekali. Ketika ia naik ke atas panggung semua perhatian tertuju padanya. Dengan lincah, ia memainkan keyboard tanpa salah nada sementara matanya menatap para hadirin dengan penuh percaya diri. Dari jemarinya lahir nada-nada yang ceria. Baca entri selengkapnya »

Malam baru saja usai. Namun tanda-tanda kedatangan sinar mentari belum terasa. Kamis (10/3) sekitar pukul 03.30 sebuah mobil pick-up berhenti di samping trotoar di Jalan Cikapundung Timur. Dengan cekatan, sang sopir dibantu temannya menurunkan ribuan eksemplar koran dari bak mobil.

Setelah selesai, deru knalpot kembali menyalak. Pick-up itu pun segera lenyap dari pandangan mata.

Mereka memang sedang memburu waktu. Terlambat sedikit dari jadwal, konsekuensinya cukup besar. Koran yang tak sampai tepat waktu berpotensi mengurangi jumlah pelanggan media bersangkutan. Oleh karena itu dibutuhkan orang-orang yang mampu bergerak cepat. Baca entri selengkapnya »

Apa yang menarik dari seekor tikus? Binatang ini bukan binatang yang nyaris punah sehingga orang-orang berjuang menyelamatkannya. Bukan pula binatang yang dianggap punya nilai. Saya bicara soal tikus got yang tumbuh secara liar. Dilihat dari keberadaannya secara nyata dan keberadaannya dalam ungkapan-ungkapan manusia, tikus selalu bernilai buruk. Ada beberapa pengalaman saya bersama tikus. Baca entri selengkapnya »

Arsip

Kategori