apa rasanya menjadi seorang mantan agen rahasia? ketika usia tidak lagi produktif, apakah seorang mantan agen rahasia masih menyimpan seluruh keahliannya?apakah ia masih bersikap dingin dan matakenmpu menjaga emosinya?

Mungkin berawal dari pertanyaan itulah, film berjudul taken (2008) ini dibuat. Awalnya, ketika melihat judulnya, saya kira film ini adalah film besutan Steven Spielberg yang berkisah tentang suatu fantasi. Rupanya saya keliru, film taken yang ini lebih realistis. Selama sekitar satu setengah jam kita akan diajak mengikuti petualangan seorang mantan agen rahasia. Sebagai sebuah film action, film ini lebih suka memberikan kejutan-kejutan lewat aksi tokoh-tokohnya dibandingkan kejutan-kejutan yang dilihat dari jalan ceritanya.

Bryan Mills, sang mantan agen, ditantang kembali untuk mempraktekkan keahliannya ketika anak perempuannya, Kim, diculik oleh sebuah jaringan perdagangan wanita. Mills hanya memunyai waktu sebanyak 96 jam untuk

dalam james bond. Yang akan kita jumpai adalah khasnya dunia dan jiwa seorang agen rahasia dengan segala keahliannya seperti dalam bourne.

Bagi saya, satu hal yang paling menarik dalam film ini adalah spirit yang ada dalam tokoh utama. Sebagai seorang ayah, siapa yang tidak akan panik ketika mengetahui anaknya diculik? Namun Mills dapat mengendalikan emosinya dan berpikir dengan jernih saat ia berada dalam tekanan seperti itu. Liam Neeson memerankan Mills dengan baik. Ia mampu membangkitkan gairah pemirsa akan tokoh yang ia perankan.