untitled

“Rumahnya kamu di mana?”

Sekilas, tak ada yang salah yang dalam pertanyaan di atas. Anda mungkin sudah biasa dengan pertanyaan yang polanya seperti itu. Apabila Anda tidak merasakan sesuatu yang salah, artinya Anda sudah biasa salah.

Akhiran nya berfungsi sebagai kata ganti milik orang ketiga. Maka, akhiran nya melekat pada kata benda. Rumahku, rumahmu, rumahnya. Rumah saya, rumah kamu, rumah dia. Apabila pola itu diterapkan pada kalimat di atas, maka pertanyaan di atas menjadi “Rumah dia kamu di mana?”

Kalimat tersebut menjadi aneh dan tidak logis. Pertanyaan tersebut terdengar seperti dilontarkan oleh orang yang memiliki keterbelakangan mental. Sebetulnya letak rumah siapa yang dipertanyakan? Berarti penggunaan akhiran nya pada kalimat itu tidak tepat. Kalimat yang aneh itu hanya satu contoh yang menggambarkan kesalahan dalam penggunaan akhiran nya. Masih banyak contoh kesalahan lain dalam penggunaan akhiran nya yang mungkin sering kita gunakan.

Hal ini sebenarnya tak perlu terjadi. Sudah berapa lama kita belajar bahasa Indonesia? Dari sekolah dasar hingga universitas, pelajaran bahasa Indonesia selalu ada dalam kurikulum. Pelajaran bahasa Indonesia kerap disepelekan. Alhasil, kesalahan dalam penggunaan bahasa sering terjadi.

Ketika menggunakan bahasa negara sendiri saja masih salah, kok bisa berani memakai bahasa asing?